Puisi D. Zawawi Imron

Puisi: Pelayaran (Karya D. Zawawi Imron)

Pelayaran Sehampar pantai disebut bandar serasa menyimpan telur-telur kelam pada bibirnya yang lengang omba…

Puisi: Kerapan (Karya: D. Zawawi Imron)

Kerapan (1) Saronen itu ditiup orang darah langit jatuh di padang, hatimu yang ditapai menjadi sarapan siang…

Puisi: Perjalanan Laut (Karya D. Zawawi Imron)

Perjalanan Laut Dalam begini, meski bisa 'ku tebak kabut yang besok akan meledak, renyai musim labuh akan…

Puisi: Kolam (Karya D. Zawawi Imron)

Kolam Kutunjukkan padamu sebuah kolam hai, jangan tergesa engkau menyelam! Di situ sedang mekar setangkai kata…

Puisi: Sepasang Mempelai (Karya D. Zawawi Imron)

Sepasang Mempelai Bulan sembunyi mendengar sunyi memintal hati Di bawah bubungan bertanduk sapi detik-detik menunggu kelanjutan sabda lelu…

Puisi: Bulan dan Anak (Karya D. Zawawi Imron)

Bulan dan Anak kemarau yang membersihkan halaman adalah kemarau yang mengusap bulan ada sejuta bayang-bayang membiarkan burung-burung lewat terbang k…

Puisi: Kepada Pattimura (Karya D. Zawawi Imron)

Kepada Pattimura kala tali gantungan erat menjerat gagang lehermu, senyum cantik kemerdekaan menyingsing dari bibirmu o, hembusan napasmu, tak ada ar…

Puisi: Anak Malang (Karya D. Zawawi Imron)

Anak Malang Ia terapung di angkasa malam bergelut menggulat duka nira kecut yang bersumber dari mata menderas dengan kaidah dendam tapi dendam pada s…

Puisi: Senja yang Merah (Karya D. Zawawi Imron)

Senja yang Merah Batu-batu, rumputan gersang dan pohon siwalan di punggung bukit pada tengadah ke atas langit. Lalu sunyi dipecah talu sal…

Puisi: Lukisan (Karya D. Zawawi Imron)

Lukisan beribu warna dari bulu-bulu burung cintaku kususun di lazuardi, jadilah lukisan bidadari yang datang dari surga kenangan ia adalah engkau, ma…

Puisi: Percakapan di Satu Desa (Karya D. Zawawi Imron)

Percakapan di Satu Desa nanti malam, apa jadi engkau ke rumah? isteriku membuat dodol biji mangga kita makan d…

Puisi: Padang Hijau (Karya D. Zawawi Imron)

Padang Hijau Sejuk pun singgah memeluk nisan demi nisan gerimis sore memetik kecapi maka tebaklah dalam lautan! perahu-perahu tetap terkapar d…

Puisi: Lagu Petani (Karya D. Zawawi Imron)

Lagu Petani Pada tekstur tanah tegalan sehabis ayun cangkul musim penghujan ada corak hati menyimpan nyanyian kini yang dekat adalah panta…
© Sepenuhnya. All rights reserved.