Menyimak Rumah Bambu II

Sesekali simak ulang catatannya
Rekam kasih sayangnya pada pernik kehidupan
Di antara hiruk kaum berkepentingan
Dan macapatan kaum urban

Sesekali simak ulang senyum ikhlasnya
Bias rumah bambu di bantaran
Dia sesungguhnya ruh rumah bambu itu
Denyar-denyar kirim isyarat-isyarat kasih

Tak pamrih, obat purba hidup perih
Lewati lingkar ring road di selatan
Pandangku hitung pohon Jalan Gejayan
Aku mengenangmu, bisikku tertahan.

Yogya
Oktober, 2003
"Puisi: Menyimak Rumah Bambu II (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Menyimak Rumah Bambu II
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top