Catatan yang Tertinggal Buat Leo Kristi

Yang menyanyi hari ini:
dengan suara,
dengan mata,
dengan hati,
bukan tentang bulan pucat
dan cinta yang bisa bikin orang jadi sekarat.

Yang memekik hari ini:
ada api di matanya,
ada darah di hatinya,
ada peluh di kakinya,
di sini selaksa bunga rumput bergoyang
di sini topan sahabat setia nelayan
di sini angin penyambung kasih sayang
dia berkata!

Di sini selaksa derita adalah bunga
di sini angin dan topan adalah risik rebana
di sini yang waras dan yang saling edan cerita
aku berkata!

Mari saling sambut tangan
mari saling tatap mata
kunyah bersama derita-derita
belai bersama duka-duka.

Yogya, 1978
"Puisi: Catatan yang Tertinggal Buat Leo Kristi (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Catatan yang Tertinggal Buat Leo Kristi
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top