Bisnis

header ads

Puisi: Kepada Keangkuhan (Karya Diah Hadaning)

Kepada Keangkuhan

Tak kau dengar, sudah
tak kau sapa, sudah
tak kau beri, sudah
bagaimana mungkin kubilang; ya sudah!
Kau rantai lidah jiwaku, sudah
kau bantai getar sukmaku, sudah
kau renggut ronce harapku, sudah
dalam galau lubang luluk
dalam galau beras ditampi
aku bayang-bayang yang terpuruk
aku sosok tumbal sakethi.


Bogor, akhir 1999


Catatan:
Sakethi = sebutan bilangan 40
"Puisi: Kepada Keangkuhan (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Kepada Keangkuhan
Karya: Diah Hadaning

Posting Komentar

0 Komentar