loading...

Sajak tentang Mutiara dari Utara

Yang bicara lewat ombak-ombak pantai utara
menindih deru angin yang berhembus
dari arah benteng kuno barat penjara
yang berseru tentang belenggu dan gelap itu
juga tentang kebebasan dan surya benderang
kau juga adanya, kau juga adanya

Ibu berbunga putih di kenangmu
yang menatap tanpa kerjap
adalah kami di sini masih bernyanyi hari ini
adalah kami di sini masih berbaris hari ini
ada api ada melati
dalam mata dalam hati
kau lihatlah, ibu mutiaraku
tangan-tangan kami bergenggam dalam padu.

Hari ini kembali kenangan kami menyatu
tentang ombak-ombak yang menyapu kota kecil itu
yang menebar galau duka-duka wanita
yang menjadi cungkup nasib sekian lama
betapa itu pun tak membuatmu sembunyi
di balik pilar-pilar puri Jepara
tapi menghela langkahmu mencari
kami, perempuan-perempuan rindukan cahaya.

Jakarta, 1979
"Puisi: Sajak tentang Mutiara dari Utara (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Sajak tentang Mutiara dari Utara
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top