loading...

Bayang-Bayang

Hutan-hutan kerinduan yang
menyembunyikan bayang-bayang Yogya
menyembunyikan mimpi-mimpi tentang cinta dan angan-angan
menyembunyikan kenyataan yang lambat laun berlumut
karena matahari yang membuat nafas jadi kabut-kabut jingga
lepas dari jiwa yang senyap
ketika duka meluncur dari arah kota
dan Yogya menjadi sebentuk padang gelap
tiba-tiba kau berdiri di sana
kupikir lebih baik segera belanja
atau menerjemahkan dongeng anak-anak
sebelum jari-jari putihmu mencekik nafas kembaraku.

Jakarta, 1978
"Puisi: Bayang-Bayang (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Bayang-Bayang
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top