loading...

Di Pintu Gerbang Vredeburg

Apa yang kulihat hari ini
apa yang kudengar hari ini
pada bayang-bayang pintu gerbang Vredeburg
dalam sepi bincang seni dari kerabat muda
karena waktunya yang habis disita
jam-jam kuliah dan tugas kerja
selain bertimbun gelisah kota.

Ketika bergegas menyeberang jalan
siapa melambai di pintu gerbang
dan setia berdiri di teduh bayang-bayang
memanggil dengan tatap mata dan senyuman kembang
adakah kau sendiri yang hari ini kehabisan puisi

Mestinya damba yang sama 
membuat langkah menuju satu arah
mencari Yogya yang berlumur nostalgia
yang terpahat atas dinding pucat gedung tua
yang basah dalam cola-cola, puisi, rindu, dan cinta
kemudian menyatu dalam polusi dan derita kota.

Jakarta, 1978
"Puisi: Di Pintu Gerbang Vredeburg (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Di Pintu Gerbang Vredeburg
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top