Orang Pendaki

Pejalan langit memanggili diri dari setiap puncak
bagi kota celaka yang tuntun langkahku
aku tanam ajalku dalam setiap gelindingan batu

tarian tanah ini, kekasihku
tarian luka setiap pendaki dalam jalan gunung

Sambil membenci dunia: hayo mendaki!
mendaki!
menanam langit dalam kakiku
memuja kebesaran manusia dalam lolongan sunyi

Membakar langit
bagi segala yang kudaki
tak ada.

Puncak tertawan dari segala hari.

1983
"Afrizal Malna"
Puisi: Orang Pendaki
Karya: Afrizal Malna

Post a Comment

loading...
 
Top