loading...

Abstraksi Pasca

Ada yang diam-diam tertawa
bagaimana hasrat satu jiwa
sedang baca tak satu kata
mau buktinya
ada pasca ada paska
getar nafasnya lain
ini simbol lidah yang lain.

Kini pasca dan paska
menghela angka-angka 
jiwa bisa jadi angkara
lupa diri lupa kawula
hasrat s'lalu jadi bendara
lupa amsal sejarah
lupa amsal cakra menggilingan.

Pasca dan paska kini
jadilah jiwa inti
jadilah kaca sejati.

Juni, 1999
"Puisi: Abstraksi Pasca (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Abstraksi Pasca
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top