Quantum Leap

I
Malam-malam di plaza
kata-kata jadi daun pohon hayat.

Hujan mengirim sentuhan
mimpi orang-orang pinggiran.

Perempuan di mimbar jiwa menggelepar
menuntut janji dan sumpah ikrar.

Malam larut mimpi hanyut
sisa harapan hendak disulut.

II
Misteri itu bisa berupa bunga
yang mampu mencairkan abad-abad
menjadi sungai tenang
mengalir 'nuju keabadian
kita mengapung di atasnya
sambil 'nembang smaradahana

Misteri itu bisa berupa kata
yang mampu mendarahkan jiwa
manakala sebuah prasasti dipatahkan.

Jakarta
2002-2007
"Puisi: Quantum Leap (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Quantum Leap
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top