Bisnis

header ads

Puisi: Setelah Perjumpaan Ini (Karya Acep Syahril)

Setelah Perjumpaan Ini
(Bersama: Wiji Thukul & Sosiawan Leak)

Setelah perjumpaan ini aku tak tau seberapa
lama lagi kau bisa mencium aroma matahari selain
wangi popor senjata atau amis sepatu serdadu wagu
yang tak mengerti cara bersenda
setelah pertemuan ini aku tak tau seberapa lama
lagi kau bisa mencium aroma bintang-bintang
selain amis keringat pecundang atau bau busuk
nafas mata-mata yang mengendap-endap di sekitar
persembunyian kita kawan setelah perjumpaan ini
aku tak tau seberapa lama lagi kau bisa mencium
aroma bulan selain pantul cahaya 500 watt
di ruang proses cuci otak berukuran 2x2 meter
dengan kata-kata jorok yang berlompatan dari
mulut busuk introgator kelas teri dan memotong-
motong 70 juta sel syaraf di kepalamu setelah
perjumpaan ini aku tak tau seberapa lama lagi
kau bisa menyentuh anak dan membenamkan diri
di tubuh istrimu selain bau kezaliman potongan
urat nadi suntik mati amunisi yang menembus
tengkorak kepalamu atau krematorium nyanyian babi.

Setelah perjumpaan ini aku tak tau
bagaimana nasibmu kawan.


Solo
Jakarta, Indramayu

"Puisi: Setelah Perjumpaan Ini (Karya Acep Syahril)"
Puisi: Setelah Perjumpaan Ini
Karya: Acep Syahril

Posting Komentar

0 Komentar