loading...

Ekspresi Sungai-sungai
Bagi Sitras Anjilin Penari Lereng Merapi

Sungai-sungai tak lagi menyapamu
dengan beningnya yang santun dan haru
sementara bebatu berkilatan
oleh cahaya matahari dari celah hutan
kota-kota telah mengusung keriuhan
menciptakan muara-muaranya sendiri
berhulu layar kaca dari pagi ke pagi.

Tapi sungai yang mengalir di lorong itu
masih setia simpan bayang kabut dan kilau embun
kulihat engkau masih menembang dan menari,
kakang Sitras Anjilin
kulihat engkau masih mengukir dan bertani
di tanganmu hidup bukan keluhan
topeng-topeng bukan kedustaan
sementara manusia terus menarikan karmawibhangga
engkau dan kerabatmu menarikan kehidupan.

Di lerengmu hidup tak dipelajari dari buku
di lerengmu hidup ekspresi sungai-sungai
segala benih cinta anak manusia menumbuhkan dharma
dan aku mendengar suara gamelan itu, 
kakang Sitras Anjilin
irama kasih sayang bumi dan langit
Merapi tetap wingit
beri bara di jiwamu tetap bangkit.

Bogor
Maret, 1996
"Puisi: Ekspresi Sungai-sungai (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Ekspresi Sungai-sungai
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top