Nyanyian Para Pelayat

Ketika kaulambungkan gelembung ludahmu
ke udara, saat itu ribuan belati menciprati
nuraniku. sekian detik lagi, kita melayat pada
kejujuran yang telah pergi. kekosongan
dirabuki mata-mata yang tak mengenal
kepalsuan. bunga-bunga entah apa mengembang
dan daunan merimbun.

tanpa kausadari, kau telah menciptakan
taman bunga di mana-mana.

Aku ingin menjadi penjaga taman. memangkas
akar-akar dan menggugurkan daun. mengosongkan
tanah-tanah dan menjadikannya kubur. untuk
kemudian mesti bergegas pulang: pada nurani
yang telah terkoyak-moyak. kemboja bertumbuhan
: para peziarah tak pulang-pulang.

1994
"Puisi: Nyanyian Para Pelayat (Karya Dorothea Rosa Herliany)"
Puisi: Nyanyian Para Pelayat
Karya: Dorothea Rosa Herliany

Post a Comment

loading...
 
Top