Bisnis

header ads

Puisi: Soliloqui (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Soliloqui

Mengapa tak juga tidur? kesangsian telah membantu
dalam kenangan, waktu yang terus-menerus mengalir.
dan potret telah berdebu. segalanya jadi demikian
tua. tinggal detik menunggu, melupakan segenap
kebosanan. -tak juga tidur, sayang...

Mengapa tak juga tidur? rumput-rumput telah
berbunga. angin siang, dan keluasan jagat. ruang
dan waktu. (lalu merasa diri seperti debu. senantiasa
menghindar dari jejak gerimis, di luar segala cuaca).

1998
"Puisi: Soliloqui (Karya Dorothea Rosa Herliany)"
Puisi: Soliloqui
Karya: Dorothea Rosa Herliany

Posting Komentar

0 Komentar