loading...

Di Bawah Pohon Cemara

Di bawah pohon cemara gadis kecil itu sejak tadi
duduk termenung. Ia ingin datang ke pesta 
ulang tahun temannya, tapi malu dengan bajunya 
yang rombeng dimakan waktu. 
Matanya menerawang memandang kerlap-kerlip 
lampu di dinding gereja. Seorang sahabatnya 
datang mendekat, bajunya putih gemerlap. 
Sambil makan permen mereka berbincang hangat. 
“Pergilah ke pesta. Kau bisa memakai bajuku 
dan aku tak akan malu memakai bajumu.” 
Di bawah pohon cemara mereka bertukar baju. 

Pulang dari gereja, ia tak melihat lagi sahabatnya
padahal ia ingin mengembalikan bajunya. 
Hanya ada bungkus permen bertebaran di bawah 
pohon cemara. Tiba-tiba, “Hai, aku di sini!” 
Ia mendongak ke langit. Ia terpana melihat 
bintang Natal memamerkan bajunya. “Itu bajuku!” 
ia berseru dalam hati. Dengan mata berkaca-kaca 
dilambaikannya tangannya ke atas sana.

Di bawah pohon hujan gadis kecil itu sejak tadi
duduk berteduh. Ia kesepian menunggu temannya 
yang tadi ia pinjami bajunya. 
Daun-daun hujan berguguran sepanjang subuh.

2003
"Puisi: Di Bawah Pohon Cemara (Karya Joko Pinurbo)"
Puisi: Di Bawah Pohon Cemara
Karya: Joko Pinurbo

Post a Comment

loading...
 
Top