Kalah

Diburu sukmaku di sepanjang langit berdarah
ringkik kuda dan mega yang lelah
angin luka di lembah-lembah
katakan cakrawala itu menyiksa laut
membusukkan musim yang belum matang
diburu sukmaku di kedalaman tidur di kedalaman
cahaya rumputan

kabut hitam datang dari belukar malam
melingkar-lingkar jadi ular
lalu memburu sukmaku
di sepanjang pengembaraan

di sepanjang jejak hujan yang telah kehilangan warna
di sepanjang zaman memburuku
memburu sukmaku
menjilat darahku
lalu kutancapkan mayat dan kenanganku di udara
sebagai bendera kekalahan
putih tak berdaya.

Solo, 1981
"Puisi: Kalah (Karya Kriapur)"
Puisi: Kalah
Karya: Kriapur

Post a Comment

loading...
 
Top