Bisnis

header ads

Puisi: Pagi, di Stasiun (Karya Goenawan Mohamad)

Pagi, di Stasiun

Dari ujung Tugu
rel melengkuas
burung jatuh
pada loko  lelah

Seharusnya ada peluit
Seharusnya seseorang menjerit
Seharusnya pagi tak singgah
seperti kopi cerah

Seharusnya aku enggan
Seharusnya kau 
Dan kita
tak sampai.

2016
"Puisi: Pagi, di Stasiun (Karya Goenawan Mohamad)"
Puisi: Pagi, di Stasiun
Karya: Goenawan Mohamad

Posting Komentar

0 Komentar