loading...

Risik Angin Kawasan Hutan Salatri

Ketika ayun cangkul tiba-tiba berhenti
Pak Koko, apa kalian kerjakan hari ini
tanya pengembara dari kota.

'kenapa Tanya lagi kepada kami?
Menunggu warung di samping istri
ada lebih aman dari cacian
kau lihatlah, saudaraku orang kota
musim bahkan pejabat pada kami tak bersahabat
selain risik angin atas padang alang-alang
kawasan hutan Salatri'

Dan sesudah esok adakah rencanamu?
Pak Koko dan istrinya senyum lembut saling pandang
lalu katanya sambil menatap awang-awang.

'selamat siang, saudaraku orang kota
risik angin di padang sana mungkin
lebih sopan dalam cerita
yang pantas kau catat buat Jakarta'

Jakarta, 1980
"Puisi: Risik Angin Kawasan Hutan Salatri (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Risik Angin Kawasan Hutan Salatri
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top