Sang Penyair

Penyair itu seperti air
meski bebatu dan ranting rumput hanyut
tetap mengalir

Penyair itu seperti kabut
meski hujan dan malam larut
sajak tetap terajut

Penyair itu seperti kenari
meski sepi dan benci mengurung hati
tetaplah lincah menari

Dan,
Penyair itu bukan aku
meski selaksa sajak sehari
'ku tak bisa menjadi matahari
'ku tak bisa melukis mimpi

Tapi sajakku ada di sini.

2011
"Cucuk Espe"
Puisi: Sang Penyair
Karya: Cucuk Espe

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

|www. sepenuhnya .com ||

Post a Comment

loading...
 
Top