loading...

Cerita Batu

Dipahat dari ujung ke ujung
bahan dasar dari sebuah patung
kerap dilirik dan membuat untung

kami menghadap malam sendirian
juga siang, panas, mendung dan hujan
hingga tak lagi kurasakan
bagaimana sakitnya perasaan

sementara bidikan tegas maju perlahan
namun kami telah kebal dari senapan
peluru pun memecah bagai intan
tatkala menerpa permukaan badan.

"Puisi Kinanthi Anggraini"
Puisi: Cerita Batu
Karya: Kinanthi Anggraini

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

|www. sepenuhnya .com ||

Post a Comment

loading...
 
Top