Bisnis

header ads

Puisi: Aku Akan Mengajakmu berlayar, Cinta

Aku Akan Mengajakmu berlayar, Cinta
(Kinanthi Anggraini)

Hari ini aku akan mengajakmu berlayar, cinta. Sebelum waktu menyuruh matahari meramu senja. Sebab saat gelap menyapa, aku tak bisa mereka-reka. Mana arah barat, timur, selatan, dan utara. Atau angin yang sedari tadi diam saja, menjadi ganas dan meniupkan dingin di luar kehendak kita.

Maaf jika aku tak bisa menawarkan banyak perahu, untuk menemani ke daratan dan pulau yang kita mau. Tapi aku yakin bisa memilih rute terbaik yang akan kita tuju. Dan bila di perjalanan aku tak bisa menjaga senyummu. Aku takkan pernah lupa janjiku: membuat sepasang camar yang melintas perahu cemburu.

Kita tak bisa mengandalkan angin selamanya, agar layar tetap tegak menjulang ke angkasa. Itulah saat di mana kita mesti mendayung perahu bersama. Dan jika kelak make up yang kau pakai terhapus oleh peluhmu, aku meminta sejenak pengertianmu. Tak perlu kau pasang wajah sunyi berlapis pilu.

Tak ada yang kuminta darimu selain kesetiaan, tetap berdiri di sepanjang haluan-buritan. Sewaktu perahu yang kita tumpangi oleng ke kiri dan kanan, oleh ombak dan badai yang menghantam pelayaran. Itulah saat di mana aku ingin melihat senyummu, tegar di sampingku sebagai penguat sandaran.

Surakarta, 1 Oktober 2011
"Puisi Lasinta Ari Nendra Wibawa"
PuisiAku Akan Mengajakmu berlayar, Cinta
Karya: Lasinta Ari Nendra Wibawa

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Posting Komentar

0 Komentar