Atap

Warna bernapas panas
sesak oleh tanah berbahan puas
tanah menyeruak menjadi merah bata.

Menangkap abu pesta kembang api
berteman dengan bagaskara dan aroma pagi
atom hujan yang kerap berdenting
di bawahnya aku makhluk kecil yang penting.

Terkepung lingkaran
memalak angin, panas dan hujan

29 Oktober 2013
"Puisi Kinanthi Anggraini"
PuisiAtap
Karya: Kinanthi Anggraini

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

|www. sepenuhnya .com ||

Post a Comment

loading...
 
Top