2013

Puisi: Di Video Game (Karya Nezar Patria)

Di Video Game Akan tentukan siapa pecundang dari kelebat seribu watak palsu, para penjahat, atau pahlawan baru. Pada konsol ada tombol ragu: pembajak…

Puisi: Cinta Derita Kita (Karya Mario F. Lawi)

Cinta Derita Kita Seumpama cinta, Lewat bahasa yang gagap Diutarakan: perkenankanlah Ia penuh dalam igau. Seumpama derita, Melalui suara yang kalap D…

Puisi: Memoria (Karya Mario F. Lawi)

Memoria Ini kegilaan yang sederhana. Tujuanku mencintaimu Mungkin tidak jauh lebih baik Daripada milik orang-orang sebelum. "Masalahnya bukan tu…

Puisi: Kesaksian Seorang Murid (Karya Mario F. Lawi)

Kesaksian Seorang Murid Jubahnya merah terkebas kemarau sebelum terkulai dalam tangan seorang perempuan. Enggan ia menengadah ketika berjalan sebab h…

Puisi: Catatan Kepergian (Karya Raedu Basha)

Catatan Kepergian Malam berderap seperti kaki gelap melangkah pergi dan kamu nikmati tangis tak pedih bangunlah dan ucapkan selamat malam …

Puisi: Tanah Airku Puisi (Karya Helvy Tiana Rosa)

Tanah Airku Puisi Aku telah memilih puisi sebagai tanah air tempat segala peristiwa berbaris sebagai diksi tempat ragam masalah gemakan rimarima Aku …

Puisi: Cilinaya (Karya Irma Agryanti)

Cilinaya hanya pada siasat panji yang berangkat ke pawang bening terburu memburu hati menjangan putih betapa hanya pada siasat mata cincin gugur dala…

Puisi: Kapela (Karya Mario F. Lawi)

Kapela Kami memungut daging korban yang jatuh Dan meletakkannya ke dalam pasu.  Darah yang mengucur mengingatkan kami Pada Habel yang rebah menyongso…

Puisi: Misalkan Aku dan Kau adalah Sesuatu (Karya Ama Achmad)

Misalkan Aku dan Kau adalah Sesuatu Misal, aku embun yang tak sempat menyinggahimu. Dan kau, bunga yang tertunduk menampi sedih. Mungkin kita biarkan…

Puisi: Sehelai Daun Ayat (Karya Munawar Syamsuddin)

Sehelai Daun Ayat Roh daun gugur sebelum kematian Dibatalkan gerbang surge hak milik penamaan Gelisah rentan tong-tong gudang minuma…

Puisi: Siapa (Karya Faisal Ismail)

Siapa Siapa berjalan sendirian ke arah barat Di suatu sore yang gerimis Ia tampak lelah di suatu tikungan Berhenti sejenak memutar pikiran Tapi ia ti…

Puisi: Pandangan Jarak Jauh (Karya F. Aziz Manna)

Pandangan Jarak Jauh //1// apa yang terjadi di kampungku telah menjadi tayangan televisi di rumahmu, gambarnya hampir sama dengan se…

Puisi: Kerinduan (Karya Kinanthi Anggraini)

Kerinduan Sesak di dalam ulu hati berdegup kencang di rima diri setelah memegang wajahmu yang abstrak sketsa lekuk wajahmu masih terisak …
© Sepenuhnya. All rights reserved.