2013

Puisi: Pelajaran Kincir Angin (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa)

Pelajaran Kincir Angin Mencintaimu dengan setulus-tulusnya, wahai angin sama halnya mencintai kawan kaum papa lagi miskin  sebab dinding-ata…

Puisi: Peci Putih yang Merindukan Sujudmu (Karya Kinanthi Anggraini)

Peci Putih yang Merindukan Sujudmu ( :  Kepada Almarhum bapakku tercinta) Sehelai benang emas melingkar di pung…

Puisi: Keukenhof (Karya Kinanthi Anggraini)

Keukenhof Napasku terbeli oleh Amsterdam di bulan Mei beraroma lembut, semanis vanila dan sarah lovely bersama cokelat panas, jaket beludru …

Puisi: Lesung (Karya Kinanthi Anggraini)

Lesung (:  Farah Maulida ) Menyemai waktu kala itu kau masih menimang dedak dan lagu berjaga antara pagi d…

Puisi: Liang Saragi (Karya Korrie Layun Rampan)

Liang Saragi Hayaping Liang Saragi Membagi matahari Kehidupan terbagi-bagi Jaya bulan di langit tinggi Dua burung Dua-duanya terbang ke utara Memilih…

Puisi: Di Sebuah Bilik (Karya Nezar Patria)

Di Sebuah Bilik - untuk wiji thukul Di bilik ini waktu tak berlari pagi datang tanpa cahaya dan jemari lupa pada angka Berapa lama harus pergi? Yang…

Puisi: Catatan-Catatan Kecil (Karya Dimas Indiana Senja)

Catatan-Catatan Kecil Yang Kubuat Saat Purnama Menguning Di Wajah Perempuan ( : Primadita Herdiani ) Malam lim…

Puisi: Hitam Rambutmu (Karya Alizar Tanjung)

Hitam Rambutmu pada ujung kuku, pada sentuhan itu, pada belaian lima jemariku, pada puncak hidungku, pada angin harum aroma rambutm…

Puisi: Suamiku Tragedi Mei (Karya Kinanthi Anggraini)

Suamiku Tragedi Mei Berhamburan ringan bagai kapas putih lugu kesana kemari bermain boneka berbaju ungu be…

Puisi: Saat Kelelahan Berlomba Mengejarmu di Jalan Raya (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa)

Saat Kelelahan Berlomba Mengejarmu di Jalan Raya ( Kinanthi Anggraini ) Tanggungjawab tergesa-gesa membangunk…

Puisi: Semestinya Kau tak Tertawa (Karya Mahdi Idris)

Semestinya Kau tak Tertawa Semestinya kau tak tertawa tatkala Tuhan memperlihatkanmu pada semesta tapi semestinya kau menangis sebab bayan…

Puisi: Angin dari Gunung (Karya Irma Agryanti)

Angin dari Gunung ke rambutmu angin menyeberang dari gunung dan lepaslah gelungan belukar, jalan setapak membuat tarian nyanyian iba dipilukan perasa…
© Sepenuhnya. All rights reserved.