Puisi: Pelajaran Kincir Angin (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa) Pelajaran Kincir Angin Mencintaimu dengan setulus-tulusnya, wahai angin sama halnya mencintai kawan kaum papa lagi miskin sebab dinding-ata…
Puisi: Peci Putih yang Merindukan Sujudmu (Karya Kinanthi Anggraini) Peci Putih yang Merindukan Sujudmu ( : Kepada Almarhum bapakku tercinta) Sehelai benang emas melingkar di pung…
Puisi: Keukenhof (Karya Kinanthi Anggraini) Keukenhof Napasku terbeli oleh Amsterdam di bulan Mei beraroma lembut, semanis vanila dan sarah lovely bersama cokelat panas, jaket beludru …
Puisi: Lesung (Karya Kinanthi Anggraini) Lesung (: Farah Maulida ) Menyemai waktu kala itu kau masih menimang dedak dan lagu berjaga antara pagi d…
Puisi: Liang Saragi (Karya Korrie Layun Rampan) Liang Saragi Hayaping Liang Saragi Membagi matahari Kehidupan terbagi-bagi Jaya bulan di langit tinggi Dua burung Dua-duanya terbang ke utara Memilih…
Puisi: Di Sebuah Bilik (Karya Nezar Patria) Di Sebuah Bilik - untuk wiji thukul Di bilik ini waktu tak berlari pagi datang tanpa cahaya dan jemari lupa pada angka Berapa lama harus pergi? Yang…
Puisi: Catatan-Catatan Kecil (Karya Dimas Indiana Senja) Catatan-Catatan Kecil Yang Kubuat Saat Purnama Menguning Di Wajah Perempuan ( : Primadita Herdiani ) Malam lim…
Puisi: Hitam Rambutmu (Karya Alizar Tanjung) Hitam Rambutmu pada ujung kuku, pada sentuhan itu, pada belaian lima jemariku, pada puncak hidungku, pada angin harum aroma rambutm…
Puisi: Suamiku Tragedi Mei (Karya Kinanthi Anggraini) Suamiku Tragedi Mei Berhamburan ringan bagai kapas putih lugu kesana kemari bermain boneka berbaju ungu be…
Puisi: Saat Kelelahan Berlomba Mengejarmu di Jalan Raya (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa) Saat Kelelahan Berlomba Mengejarmu di Jalan Raya ( Kinanthi Anggraini ) Tanggungjawab tergesa-gesa membangunk…
Puisi: Semestinya Kau tak Tertawa (Karya Mahdi Idris) Semestinya Kau tak Tertawa Semestinya kau tak tertawa tatkala Tuhan memperlihatkanmu pada semesta tapi semestinya kau menangis sebab bayan…
Puisi: Angin dari Gunung (Karya Irma Agryanti) Angin dari Gunung ke rambutmu angin menyeberang dari gunung dan lepaslah gelungan belukar, jalan setapak membuat tarian nyanyian iba dipilukan perasa…