Bisnis

header ads

Puisi: Bisakah Kita Ganti Arti Demokrasi

Bisakah Kita Ganti Arti Demokrasi

Seperti inikah nuansa demokrasi
saat partai politik giat memonopoli
colon-colon pemimpin yang hendak naik kursi
dan kita hanya bisa menerima
dengan agak bersabar juga harus memilihnya.

Mengapa kami tak mengerti juga
saat mereka mengatasnamakan rakyat jelata
sedang mereka berupaya untuk berdiri di atas roda
lewat kampanye-kampanye megahnya:
di sudut sana anak kecil mati tertikam nyeri
belum tersentuh aroma nasi sedari pagi!

Kami lihat berita-berita suram di televisi
lagi-lagi oknum peradilan terjerat korupsi
bukannya ditinjau moralitasnya yang kian menepi
malah dinaikkan tunjangan gaji:
tanpa melihat ke arah bawah
betapa untuk bernapas kami semakin payah.

Penuh kesal kami cari arti demokrasi
menurut etimologi di kamus besar K881:
"Kekuasaan dari rakyat, oleh rakyat,
dan untuk rakyat"
di sini kami mulai sedikit mengerti
para pejabat-pejabat tinggi
ternyata juga seorang rakyat!

Dengan ini, bisakah kita ganti arti demokrasi
yang lebih spesial lagi?

Surakarta, 16 April 2008
"Puisi Lasinta Ari Nendra Wibawa"
PuisiBisakah Kita Ganti Arti Demokrasi
Karya: Lasinta Ari Nendra Wibawa

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Posting Komentar

0 Komentar