Di Restoran Turki

Dengan tilas wangi seledri
tak mampu kutimbang lidahmu.
Tapi dengan anggur hampir basi
kuampuni piring kosongmu.

Dengan pisau berkilau terlalu
bernafsu kausaingi tungku.
Dari balik bajumu putih kafan
darah menetes ke kusam garam.

Milikku ternyata cuma serbuk lada
ketika kroncong tiba-tiba padam
dan kauhapus senarai menu.

Kautanya ke mana air mataku.
Ah, kulupa gerimis sudah berapa lama
sebab tanganmu seliat paha anak lembu.

2006
"Puisi Nirwan Dewanto"
PuisiDi Restoran Turki
Karya: Nirwan Dewanto

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top