Masa Lalu

Bukanlah duka, ia juga bukan getir yang keruh
Bukan rindu, sesekali ya, rumah jauh yang kian menjauh
Bukan hanya album mengusang tapi tulang belakang.

Masa lalu
Pohon yang merontokkan daun-daun dendam
menguning, kering diserap serabut bumi.

Jika engkau bertanya: siapakah aku?
Kujawab singkat, tetapi kuharap engkau tidak kecewa
: Harapan.
Aku bukan Gautama yang membuang rakit setelah tak terpakai
Aku adalah Gautama yang membangun nirbana sambil mencari.

November, 2003
"Puisi Putu Oka Sukanta"
PuisiMasa Lalu
Karya: Putu Oka Sukanta

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top