loading...

Memusar pada Diri

Kudengar
dengus angin gunung
kapan kuikuti kembaranya.

Kulihat
langit seperti tempurung
kapan kugapai cakrawala

Kusadari
berdiri di pinggang gunung
diriku sebutir debu di dunia

Kurasakan
demikian keras detak jantung
kapan usai menggetar dada

Kurenungkan
Allah Yang Maha Agung
kapan aku kembali pada-Nya.


"Puisi Piek Ardijanto"
PuisiMemusar pada Diri
Karya: Piek Ardijanto

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top