Monolog Menuju Pulang

Tuhan, perlahan hati terlupa pada fitrahku
dalam cermin aku seperti anjing penjilat
di atas muka air aku seperti ular berbisa
di mana wujud bernama manusia?
di antara hingar-bingar kehidupan fana
aku merayap, melata, menghewankan diri.

Di atas sajadah masa, wujudku meremuk
kiblat berkelebatan meminta seserahan
sepanjang jalan pulang imanku gigil
rintih disambut bisik iblis, ingkari nurani
kian jauh langkah ini dari dekap hangat-Mu.

Tuhan, dimanakah tertinggalnya kemanusiaan?
Kini tubuhku berbulu, bersisik, bertanduk, bertaring
suara-suara sumbang, bedesis, meraung, menggonggong
aku lupa Tuhan, lupa pada wujud manusia.

Cilegon, Banten
21 Desember 2011
"Puisi Muhammad Rois Rinaldi"
PuisiMonolog Menuju Pulang
Karya: Muhammad Rois Rinaldi

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top