Roda

Yang menyesaki jalanan adalah kami
roda-roda kendaraan di penjuru negeri
menyandang hidup hanya sebagai kuli
bagi mesin penumpang dan kemudi.

Sebagai perunut jalan menikung ataupun lurus
entah berbatu panas licin becek ataukah mulus
menjadi aus adalah hal yang harus
kami terima saat melintas arus.

Setiap putaran kami mengabdi
mengantar penumpang ke sana kemari
mematuhi persneling, rem, dan kemudi
tetapi miskin sanjungan apresiasi
ketika tubuh usang tak berarti.

Surakarta, 2 Oktober 2010
"Puisi Lasinta Ari Nendra Wibawa"
Puisi: Roda
Karya: Lasinta Ari Nendra Wibawa

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top