Tataplah

Tataplah langit, apa yang tampak?
Pandanglah bumi, apa yang terlihat?

Tangkaplah jarak keduanya
antara udara, cahaya, benda
dalam wujud dirimu
dirimu rahim mimpi
mimpimu gerak nyata.

Kesemuanya kau sebut dunia
nafsu mengistilahkan nyawa
hatimu menyebut degub
waktumu menamai hidup
dan orang lain memanggil kehidupan.

Di situ terdapat tanda-tanda
awal mula dan akhir riwayat
Di sana tersirat titik atau koma
di seperdelapan derajat jagad raya.

Lekaslah, buka ventilasi jendelamu!
Mendongak ke langit 
lalu merunduk ke bumi
dan apa yang kau lihat,
katakan, sebelum waktu kini
benar-benar petang.

22 Januari 2013
"Puisi Raedu Basha"
PuisiTataplah
Karya: Raedu Basha

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top