loading...

Menggantang Asap Mengukir Langit
(Nyanyian Sarah, dari adegan 25)

Aku seperti seekor pungguk rindukan bulan
Atau seperti seorang perenung yang terbuang
Melulu menggantang asap mengukir langit
Dan Tuhanku bungkam - apakah tak mau
Penuhi janji-Nya pada bahagia kami.

Kepada malam aku bercermin tanyakan nasib
Namun malamku tak pernah membagi peruntungan
Seperti selalu gelap sahabat duka
Dan Tuhanku bungkam - apakah tak mau
Berikan terang-Nya pada nestapa kami.

Tuhanku, Tuhanku, jika masih bersisa kata-kata
Kumau jadikan itu puasa paling panjang untuk-Mu
Supaya orang-orang yang tak suka padaku
Tidak memperolok-olok dan berbisik-bisik.

Aku inginkan melayang seperti burung dara
Terbang berdua menukik membelah angin
Tembusi awan menghilang di balik bukit
Dan kembali nanti ke dalam kandangnya
Di mana anaknya menantikan sayangnya.

"Puisi Remy Sylado"
PuisiMenggantang Asap Mengukir Langit
Karya: Remy Sylado

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top