Bincang Pagi Di Kedai Kupi Beungoh

Pagi. Mentari mereguk kupi di Atjeh TV
Kemalawati dan Helmi merintis jalan di depan
Djazlam dan Dam diam di belakang
jalan tak lelah meriwayatkan sisa-sisa tsunami
teraduk di secangkir kupi beungoh.

Penjaga warung masih mengenakan sarung
Sisa doa bergetar di sudut bibirnya
Aku mereguk senyum perempuan berjilbab
Menunjukkan telunjuk ke jalan ziarah menuju jazirah.

Di kedai ini semuanya mencair
dan ngalir
di kedai ini iklan-iklan berenang tenang
melahap setumpuk hasrat:
saling dekap!

Jambi, 26 Desember 2010
"Puisi Dimas Arika Mihardja"
PuisiBincang Pagi Di Kedai Kupi Beungoh
Karya: Dimas Arika Mihardja

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post A Comment:

0 comments: