Bisnis

header ads

Puisi: Jarak, Saat Menjauh

Jarak, Saat Menjauh

Tentu saja aku meluka! Masih kuhafal harum parfum di leher jenjang saat ayat tiba-tiba menyayat: aku lebih dekat dari urat lehermu.

Kekasihku, jangan lagi kau siksa aku dengan berlaksa jarak aku masih ingin berlama-lama di atas ranjang gelombang bersama mengambang di langit kamar dan menulis kaligrafi.

Kereta senja menjelang dan aku mengejang mengeja bayang menghilang: tinggalkan senyum itu!

2010
"Puisi: Jarak, Saat Menjauh"
PuisiJarak, Saat Menjauh
Karya: Dimas Arika Mihardja

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Posting Komentar

0 Komentar