Bisnis

header ads

Puisi: Monolog Senja, Yessika

Monolog Senja, Yessika

Telah kupintal kerinduan mendalam dalam diam
diam-diam kurajut warna senja bianglala di dada cinta, Yessika
kubahasakan rasa terdalam ke dalam kolam jiwa
segalanya menuju muara
mengalirkan makna bersetia.

Sebagai lahar dingin, kuingin bersama merenda warna senja
sebagai bunga yang rekah pada musim bercinta
menjadi irama yang melantunkan aroma segala gelora, Yessika
kejorakan lagi kerling mata pesonamu di ambang senja
sebagai kunang-kunang saat malam
tumbuh sebagai embun di ujung daun.

Kepundan harapan terasa membukit
tumbuh di dada cinta
mengaroma di ujung senja
: Yessika, Yessika, Yessika...

April 2011
"Puisi Dimas Arika Mihardja"
PuisiMonolog Senja, Yessika
Karya: Dimas Arika Mihardja

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Posting Komentar

0 Komentar