Pelayan Kata

Beginilah rute yang kupilih
merenangi sungai kalimat
menggali makna yang tertawan kata dan tanda baca
mencintai semak suku kata, onak huruf, dan beragam angka.

Namun, setelah nafas menipis
teman seperjalanan menghabis
di takik terakhir, seraut wajah yang sekilas kukenal
menunjuk ke arah datang
dan berbisik, suaranya nyaris hilang
hai pelayan kata,
selalu ada yang lolos dari jemarimu
dari jebakan kamus 
thesaurus
bahkan bahasa.

Semarang, 19 Agustus 2009
"Puisi: Pelayan Kata"
Puisi: Pelayan Kata
Karya: Beno Siang Pamungkas

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Kumpulan Contoh Puisi dengan Dua Bait

Post A Comment:

0 comments: