Pergantian Raja

Sekali negeri berubah raja
turut laut dan bumi berubah laku
dan dunia berubah sejarah
jutaan rakyat menunggu
menjadi kaum perantaian
menjadi kaum terpinggirkan.

Rakyat menyemut dengan kepala hampir tenggelam
dalam rawa-rawa derita dan siksa
mata terbuka tapi tak kuasa melihat
mulut ternganga tapi tak kuasa bicara
yang selalu terjadi selalu yang jahat
yang jarang muncul selalu yang baik
sedangkan yang sedang tenggelam
tak muncul-muncul
tak tersembul-sembul
berganti dua tiga generasi
namun 'pabila rajanya tetap di singgasana
alamat dunia takkan berubah warna
gelap-pekat hitam-kelam.

Raja dua sungguh tak terkira-kira
raja tiga sekedar pelanjut usia
kita tunggu raja empat
apakah dunia akan berubah
sejarah akan sedikit beralih?
Langit dan laut
bumi dan udara
apakah akan ada pada tempatnya semula?

Paris, 16 November 1999
"Puisi: Pergantian Raja"
Puisi: Pergantian Raja
Karya: Sobron Aidit

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Kumpulan Puisi Renungan Sedih
Loading...

Post A Comment:

0 comments: