loading...

Saat Bersamamu

Kubasuh kedua telapak, bukan cuci tangan
Kubasah jiwa mencinta, bukan kuasah tajam dendam merajam
Kuasuh rasa merindu, bukan punguk merindukan bulan
Kuasah gairah menyembah, bukan memuja berhala benda-benda.

Saat bersamamu segalanya sungguh tiada makna
Hanya terasa magma di dalam dada kian menyala-nyala
Kurasakan air menderas sepanjang sungai dalam diri
Beriak dan berkecipak dalam jejak sajak.

Saat bersamamu segalanya melagu
Menyanyikan qasidah cinta semata
Mendendangkan rindu yang kian rindang
Hatiku berkompangan penuh barzanji dan puja-puji
Hanya padamu segala cahaya cinta tak pernah padam
Hanya padamu aku berguru untuk tak meragu
Hanya dalam dekapmu kehangatan tak tergantikan.

Sanggar Kreasi
3 Mei 2011
"Puisi Dimas Arika Mihardja"
PuisiSaat Bersamamu
Karya: Dimas Arika Mihardja

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top