Sepeda
(buat putri yang nanti berulang tahun)

Aku sedang membuat sepeda fantasi. Sepeda yang bisa menimbulkan rasa riang bahkan menggelinjang saat pedalnya kau goyang. Rantainya yang mengucurkan air mata dapat membuatmu sedih dan menangis sepanjang siang dan malam.
Kuberikan sepeda jengki ini sebagai hadiah ulang tahunmu, sepeda secepat cahaya, dapat membawamu pergi ke negeri mana saja, bahkan ke mimpimu yang paling sepi.
Sepeda yang akan terus mencintaimu dengan cara yang aneh. Merindukanmu sebesar rasa benci yang dapat kau bayangkan. Berderak-derak. Di gugus mega. Di gunung dan palung. Terus bergerak. Di bait terakhir puisi yang dulu, dulu sekali, pernah kita ciptakan...

Semarang, 21 September 2010
"Puisi: Sepeda"
PuisiSepeda
Karya: Beno Siang Pamungkas

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post A Comment:

0 comments: