Bisnis

header ads

Puisi: Tembang Pangkur (Karya Subagio Sastrowardoyo)

Tembang Pangkur

Ketika didendangkannya lagu yang dipelajarinya
dari orang tua
bidadari pada mendengar dari balik dinding
dan nenek-moyang yang pernah tinggal di bumi
diam tepekur.

Sudah lama dia tidak menyanyi tembang pangkur

Laut lalu berhenti di titik nadir
dan kijang berdebar mulai minum dari pangkal telaga
angin kembali ke hutan purba

Kota terbakar sudah hilang asapnya
mengapa harus terus mendendam

Di teras alam merelung kedamaian.

"Puisi: Tembang Pangkur"
Puisi: Tembang Pangkur
Karya: Subagio Sastrowardoyo

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Kumpulan Puisi Bebas tentang Cinta

Posting Komentar

0 Komentar