Surat yang Tak (Pernah) Selesai
(: Gus TF)

Sebuah surat
hakikat beribu
kalimat sakitku

Akan kutulis padamu
Begitu malam
Dan jalan-jalan
mengibaskan nasib yang payah
maka tersedulah aku
teringat rumah!

Kugali sungai di kertas surat
air mata sunyi alir airnya
agar hanyut sangsaiku
ke alamat rindu
maka rebahlah aku
menahan sedu yang entah!

Sebuah surat adalah sungai
berhulu jauh
karena itu ia tak akan pernah selesai
dan mungkin tak akan sampai
padamu.

Denpasar, 1997
"Puisi: Surat yang Tak (Pernah) Selesai"
Puisi: Surat yang Tak (Pernah) Selesai
Karya: Raudal Tanjung Banua

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Kumpulan Puisi tentang Laut

Post A Comment:

0 comments: