loading...

Kemudian Senyap, Kemudian Gelap

Kemudian senyap, kemudian gelap
engkau berjalan demikian tegap
Jika hari, engkau tahu, berayun
dalam lena kabut-kabut terbantun

Jatuh di tanah-tanah yang anggun
jatuh kita yang sangsi: Kenapa di sini
Kenapa engkau dan aku bersendiri
suara pun menebak: suaramukah ini?

1971
"Linus Suryadi AG"
Puisi: Kemudian Senyap, Kemudian Gelap
Karya: Linus Suryadi AG

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Puisi Islami Panjang

Post a Comment

loading...
 
Top