Puisi: Terlalu Banyak Kita Kehilangan (Karya Dodong Djiwapradja) Terlalu Banyak Kita Kehilangan Inilah sebagian dari mimpi yang mestinya terjadi dulu waktu sekolah, ketika seorang dari kita m…
Puisi: Dari A ke Z (Karya Korrie Layun Rampan) Dari A ke Z Lengan-lengan yang capai Suara gaib itu Pohon-pohon kedasai Berjajar membisiki waktu Ujung cakrawala Daun violet sayap rama-rama Sepotong…
Puisi: Surat (Karya Korrie Layun Rampan) Surat Surat ini Kembang merah dalam hijau Di bibir danau Surat ini Bunga putih dalam biru Mekar di dasar benua Dada penyair yang gelisah Surat ini Lu…
Puisi: Kutulis (Karya Korrie Layun Rampan) Kutulis Kutulis dalam senyum Hari-hari yang ranum Sekepal puisi cinta Membaun sukma kehidupan Kutulis dalam tangis Hari-hari yang manis Sekepal puisi…
Puisi: Lagi-Lagi tentang Maut (Karya Adri Darmadji Woko) Lagi-Lagi tentang Maut, Yang Kadang-Kadang Terasa Cuma Sepeda Jauhnya di Depan, Benarkah? bau kemenyan itu gelagat yang tak terelak. : tukang jagal y…
Puisi: Gelang Sipaku Gelang (Karya Adri Darmadji Woko) Gelang Sipaku Gelang barangkali kita tak akan ketemu lagi: sayonara pula barangkali kita mungkin akan tidak ketemu lagi: sampai esok pula barangkali …
Puisi: Tuhan, Berilah Warna (Karya Taufiq Ridwan) Tuhan, Berilah Warna Tuhan, berilah warna pada bulan Jangan biarkan ia pucat jika matahari pergi Tuhan, berilah api pada mala…
Puisi: Di Manakah Akan Kujumpa (Karya Taufiq Ridwan) Di Manakah Akan Kujumpa Di manakah akan kujumpa pohon hayat tempat menaungkan hasrat hidupku Garis ini sangat tipisnya Tampak memutus di ujung sana S…
Puisi: Senantiasa (Karya Taufiq Ridwan) Senantiasa Senantiasa adalah Pintu: tak terlena kuncinya Senantiasa adalah Cadar: menembus aku tak kuasa Senantiasa ada Percakapan — bisu dan rahasia…
Puisi: Berkaca (Karya Iwan Fridolin) Berkaca Aku berkaca: aku Bulan berkaca: bulan Angin berkaca: angin Maut berkaca: maut Tuhan berkaca: Sumber: Horison ( Agustus, 1973 ) Analisis Pui…
Puisi: Lahir Sesudah Itu Apa (Karya Lazuardi Anwar) Lahir Sesudah Itu Apa Memberat janin di sela-sela usus lahir bernapas sesudah itu apa. Apa yang bisa dicatat berakhir terlepas tiada lagi. Kembali ya…
Puisi: Bisik Tanya di Ruang Kuliah (Karya Ismed Natsir) Bisik Tanya di Ruang Kuliah (ada bisik tanya mendesak-desak dari dalam ketika dikuliahkan fungsi semua organ) Buat apa labirynth, cochlea dan scala t…
Puisi: Ketika Hari Hampir Senja (Karya F. Rahardi) Ketika Hari Hampir Senja di sini mereka berkumpul lagi tak tahu kita apa yang mesti kita katakan pada mereka kali ini tentang kain putih y…