1973

Puisi: Bukan Teka-Teki Bergambar (Karya Linus Suryadi AG)

Bukan Teka-Teki Bergambar bukan teka-teki bergambar, aku sadar bahwa gaung yang terpencar senyap sunyi berkabar dari riap cadarmu yang samar sudah me…

Puisi: Begitukah Pandangmu, Sayup, Bagai Bintang (Karya Linus Suryadi AG)

Begitukah Pandangmu, Sayup, Bagai Bintang Begitukah pandangmu, sayup, bagai bintang kemolekan bercahaya, menyu…

Puisi: Bel Berdering Adakah Kau Tahu (Karya Adri Darmadji Woko)

Bel Berdering Adakah Kau Tahu ada pesawat jet ketika kutulis sajak ini ada dering tilpun ketika diam-diam kutulis sajak ini ada yang tidak kumengerti…

Puisi: Cocktail Party (Karya Toeti Heraty)

Cocktail Party meluruskan kain-baju dahulu meletakkan lekat sanggul rapi lembut ikal rambut di dahi         pertarungan dapat …

Puisi: Barangkali Telah Kuseka Namamu (Karya Goenawan Mohamad)

Barangkali Telah Kuseka Namamu Barangkali telah kuseka namamu dengan sol sepatu Seperti dalam perang yang lalu kauseka namaku. Barangk…

Puisi: Yang Menangis dalam Air Mata (Karya Upita Agustine)

Yang Menangis dalam Air Mata Yang melihat tak menampak Yang menggamit tak memanggil Yang mendengar tak menyahut Berbisik tak bersuara Ber…

Puisi: Di Bawah Lampu (Karya Hadi Utomo)

Di Bawah Lampu Di bawah lampu sebuah restoran kecil Mengantarku saat jam-jam bergerak lambat-lambat. Dalam gerimis menggigil Bayangan itu jatuh. Daku…

Puisi: Tarakan (Karya Korrie Layun Rampan)

Tarakan Pulau kecil mendongak langit Dan mengaca taut yang tertawa Angin di bandar dan pawang Membaca mantera buaya Tambur perang di dadanya Mengetuk…

Puisi: Di Balik Matahari (Karya Surachman R.M.)

Di Balik Matahari Dari balik matahari kukirimkan salam ini agar tiba di pangkuanmu. Ketika pertama kali salju turun menaburi bumi utara kukirimkan sa…

Puisi: Wanita dan Bumi Merdeka (Karya Diah Hadaning)

Wanita dan Bumi Merdeka Sejarah menulisnya, dari kejayaan Ratu Sima sampai Gayatri dari kepahlawanan Cut Nyak Dhien sampai Laskar Srikandi …

Puisi: Minang (Karya Hartojo Andangdjaja)

Minang Inilah tanah, dimana Sabai dilahirkan di mana Malin, si durhaka, menerima kutukan di mana kaba ialah sebagian dari kehidupa…

Puisi: Siang di Pekarangan (Karya Frans Nadjira)

Siang di Pekarangan Lengang menyelinap     di antara bayang-bayang         ketiak daun seekor kumbang kelapa     menyeret dirinya         di atas pas…

Puisi: Permainan (Karya Soekoso DM)

Permainan malam itu, sepimu sepiku jadi api malam ini, apiku apimu jadi bayi (potret di rak buku mengutuk kau aku) 1973 Sumber: Horison (Februari, 19…

Puisi: Cintaku Bekerja Sepanjang Siang dan Malam (Karya Hartojo Andangdjaja)

Cintaku Bekerja Sepanjang Siang dan Malam Cintaku pergi dalam kabut fajar di hari remang turun dari jenjang rumah-rumah lengang menyusuri j…
© Sepenuhnya. All rights reserved.