Bisnis

header ads

Puisi: Anting di antara Rahang Kau dan Aku

Anting di antara Rahang Kau dan Aku

Kau dan aku
sepasang anting di antara rahang
terlanjur meruang

(ruang itu ruang cemburu, katakan hingga jemu)

Di matamu aku seperti asap
melayang-layang di pucuk gambut

Kau salahkan peladang memilah unggun
Di dadamu bara api menjilat akar

Kita memilih mengeraskan rahang
membiarkan anting makin meruang.

Banda Aceh
Mei, 2011
Puisi D. Kemalawati
Puisi: Anting di antara Rahang Kau dan Aku
Karya: D. Kemalawati

Baca juga: Kumpulan Artikel tentang Facebook

Posting Komentar

0 Komentar