Puing Gempa dan Lingkar Tsunami

Tentang puing gempa kita tercenung
Angin sedang lirih
Melelehkan kepedihan
Korban-korban
Menusuk sampai renyuh

Tentang lingkar tsunami kita bercakap-cakap
Kehidupan di sebuah etalase
Ramai dan riuh rendah
Membicarakan perilaku
Yang luruh dalam membeku

Puing dalam lingkaran
Menjadi saling memangsa
Apa saja
Bagai belut 
Menimang lumutnya

Engkau tahu
Setelah memandang sangat jauh
Butir-butir yang bergerak
Di atas sabana 
Adalah ketandusan hati yang pergi.

17 Agustus 2005
Puisi: Puing Gempa dan Lingkar Tsunami
Puisi: Puing Gempa dan Lingkar Tsunami
Karya: Hasbi Burman

Baca juga: Kumpulan Sajak karya Mustafa Ismail

Post A Comment:

0 comments: