Aceh masih belum baik-baik saja.

2005

Puisi: Menyusuri Jakarta Tengah Malam (Karya Wayan Jengki Sunarta)

Menyusuri Jakarta Tengah Malam tak ada lagi yang bisa selamatkan kita menghindari malam yang makin buram mari susuri saja jalan ini sejauh…

Puisi: Laut (Karya Iswadi Pratama)

Laut Apa yang dikenang pantai dari ombak mungkin hanya garam dan remah air Apa yang diingat ombak dari laut barangkali hanya angin dan a…

Puisi: Setia Membidikmu (Karya Herwan FR)

Setia Membidikmu Demi pengakuan yang kelak kekal dan menyakitkan aku setia membidikmu. Matamu menjadi kelereng di atas lantai jiwa yang oleng oleh ri…

Puisi: Menjelang Tahajud (Karya Raedu Basha)

Menjelang Tahajud Malam ini tak ada yang sesetia lilin dan doa ibu di ujung sumbu. Di tepi sejadah lauta…

Puisi: Lelaki di Jendela (Karya Iyut Fitra)

Lelaki di Jendela Ada lelaki setengah tua tertegun di jendela tatapannya lumpuh, angin menyapu gurat nan gelisah di setiap jengkal pandang ha…

Puisi: Mencari Kekasih (Karya Djoko Saryono)

Mencari Kekasih : buat Moh. Harun setiap suara adalah berita maka kau tunggui tanpa kedip mata maka kau simak tanpa lena telinga siapa sangka menceri…

Puisi: Doa Pagi (Karya Dami N. Toda)

Doa Pagi tikamkan 70 kali 70 x 7 kali tikaman lagi tetes-tetes darah menarah peta nasibku di tanah baca jejak darah aku ke mana Sumber:  Buru Abadi (…

Puisi: Buru Abadi (Karya Dami N. Toda)

Buru Abadi (1) pemburu purba padang buru antara kita tak jua selesai ranjau bianglala mata cakra sang Surya membidik saban desah Buru Abadi (2) sejak…

Puisi: Aceh 26 Desember 2004 (Karya Joko Pinurbo)

Aceh 26 Desember 2004 Gema lonceng Natal masih bergetar di kaca jendela ketika Aceh meleleh di kelopak mataku, menetes deras ke dalam ge…

Puisi: Kenangan Akan Zubaedah (Karya Medy Loekito)

Kenangan Akan Zubaedah ( untuk duka Aceh , 26 Desember 2004 ) Boneka tak berkaki menepi di denyut alir tat…

Puisi: Aubade (Karya Goenawan Mohamad)

Aubade Di halte pertama seorang masinis menyanyi karena tak terasa lagi dinihari. Pukul 5, orang-orang tetap tak melihatnya Tap…

Puisi: Rambutku Adalah Jilbabku (Karya Joko Pinurbo)

Rambutku Adalah Jilbabku Dua gunting gila menari-nari di atas rambutnya. Anda ingin model yang mana? Mend…

Puisi: Sebelum Bom (Karya Goenawan Mohamad)

Sebelum Bom Sebelum bom itu meledak Ia lihat pantai: laut (yang belum selesai menghapal ombak) melepaskan teja yang hampir padam. Hi…

Puisi: Pohon Cemara (Karya Joko Pinurbo)

Pohon Cemara Di depan rumahmu ia betah berjaga mengawal sepi, dari jauh terlihat tenang dan tinggi. Jaman berubah cepat, andaika…

Puisi: Catatan Agustus Tahun Ke-60 (Karya Diah Hadaning)

Catatan Agustus Tahun Ke-60 Bayiku bernama kemerdekaan lahir dari rahim sejarah bertualang putih berdarah merah wajah rembulan jantung mat…
© Sepenuhnya. All rights reserved.