Rambung

Di antara desau angin kau di gundukan bukit
rindu dan iseng akan rintik waktu
angin terus bernyanyi tidak pada mestinya
kupejam mata sejenak antara amis buangan limbah duka lara
sesuntuk-suntuknya aku memilin iklim debu
tak ada yang beranjak di antara kita
kecuali derai rintihan
rambung antara hiruk-pikuk yang semakin jalang
karena rindu terlanjur berteduh di atas ruas-ruas
bunga jelatang.

1 Juli 2014
Puisi: Rambung
Puisi: Rambung
Karya: Hasbi Burman

Baca juga: Kumpulan Puisi Baru Populer

Post A Comment:

0 comments: