Sajak di bawah Hujan

Aku menulis sajak di bawah hujan
Saat semesta raya sejenak menjadi gaib
Menelan sajakku yang raib ditengah kabut
Dan tanah becek tak berdaya menyimpan kenangan

Di manakah Ayah dan Ibu kita, saudara?
Di manakah masa silam bersembunyi?
Hingga kita terlempar seperti waktu
Tak bisa kembali mengitari masa lalu

Aku menulis dibawah hujan
Selalu terkenang sejarah air mata
Mengapa harus ada yang ditangiskan
Karena segalanya niscaya Tuhan.

Di bawah hujan aku merasa terbebaskan
Semua cerita menguap bersama derainya
Gemuruh langit dan kaca jendela yang buram
Menelan segala ihwal tentang jiwa yang jalang

Aku ingin selalu menulis di bawah hujan
Ketika langit dan bumi bersih dari noda
Ketika jiwa terbebaskan dari duka dan bahagia
Saat sesuatu yang gaib menuntun kalbuku.

Dataran Qalb
24 November 2004
Puisi: Sajak di bawah Hujan
Puisi: Sajak di bawah Hujan
Karya: Wiratmadinata

Baca juga: Kumpulan Sajak karya D. Kemalawati

Post A Comment:

0 comments: