Penyair

Aku selalu tumbuh
bagi teman-teman,
untuk setiap orang

menciptakan kubangan
cahaya kata-kata
dari separuh kesedihan

hari-hari adalah pohon-pohon di musim hujan
tahun-tahun merawat bayangan setiap pohon
buah membusuk dalam hutan ingatan

di tepi hutan itu, di batas ilusi
sebatang sungai yang seperti sunyi
mengalirkan bayanganku yang berdarah

semua yang tak kukenal atau
yang pernah tergesa mencintaiku
mengarak bayangan itu sepanjang kota.

Tanjungkarang
10 Maret 2005
Puisi: Penyair
Puisi: Penyair
Karya: Iswadi Pratama

Baca juga: Kumpulan Puisi Cinta Lebay
Loading...

Post A Comment:

0 comments: