Marnixstraat

Jantung dingin berkaki hujan
Langit putih rambut angin
Maut sayang dipeluk ingin
Melambai ibu di kejauhan

Musim gugur pohon basah
Mantel biru tubuh perempuan
Teringat kau di ujung jembatan
Manusia membelah di pucuk lidah

Lembut engkau berkuasa di bayang
Pemangsa berdiam di seberang angin

Di muka gerbang musim dingin

2017
Puisi: Marnixstraat
Puisi: Marnixstraat
Karya: Ahda Imran

Baca juga: Kumpulan Puisi 3 Bait

Post A Comment:

0 comments: