Puisi: Mampus Aku Dikutuk Kangen (Karya Tjahjono Widarmanto) Mampus Aku Dikutuk Kangen! kucoba kembali melacak lekuk-lekuk urat tubuhmu kulitmu pualam berkilau bersama sisa peluh saat lenguh meninggalkan dengus…
Puisi: Hujan Bulan Mei (Karya Alex R. Nainggolan) Hujan Bulan Mei akhirnya hujan luruh juga di jalan kerumunan orang melingkar dalam nasib kota langit gelap namun lelah tak lagi m…
Puisi: Nurani Nusantara (Karya Aspar Paturusi) Nurani Nusantara bangkitlah nurani dari kedalaman hati jangan biarkan diri tenggelam di dasar palung kegelapan ayo bangkit sekarang singkap sejarah p…
Puisi: Hidup dengan Perasaan Bahagia (Karya Hendro Siswanggono) Hidup dengan Perasaan Bahagia Hidup dengan perasaan bahagia Kuingin lagi saling menatap denganmu Menikmati misteri yang terbit dari matamu Beberapa d…
Puisi: Begitulah (Karya Hasbi Burman) Begitulah Terkadang kita tidak bisa mengucapkan selamat tinggal pada tiang dermaga pada teluk walau kapal sudah berlayar perlahan-lahan …
Puisi: Simpang Kenangan (Karya A. Munandar) Simpang Kenangan Melambung angkuh menelusuri rindu, tempat bernaungnya, juga alasan berseminya. Hanya dua telaga benci, mata air cinta da…
Puisi: Metafora (Karya Soni Farid Maulana) Metafora Kekasihku tubuhmu serupa sungai mengalirkan jiwaku ke hilir. Ke laut luas kehidupan. Ke tepi pantai tak terduga. Di sisiku, kau serupa lagu …
Puisi: Tukang Daging (Karya Soni Farid Maulana) Tukang Daging Pisau tipis itu ia tancapkan pada sepaha daging sapi, lalu ditariknya ke bawah; menciptakan sebuah sayatan yang bila tajam pisau itu me…
Puisi: Sepasang Barista (Karya Kurnia Effendi) Sepasang Barista Sepasang barista bercumbu di meja kafe yang baru saja menutup pintu. Setengah jumlah lampu telah dipadamkan tak terdengar lagi dengu…
Puisi: Bawalah Aku Berlayar ke Malaka (Karya Rini Intama) Bawalah Aku Berlayar ke Malaka ini hari ke tigapuluh, sejak perahu kita berlabuh sejak aku membaca seribu puisi dari air matamu yang jatuh lalu kita …
Puisi: Haiku tentang Kopi (Karya Kurnia Effendi) 9 Haiku tentang Kopi 1. kasihku: Eva lingkar pinggang Pringsurat terkecup hangat 2. lebar Malabar paras petani kopi disekap kabut 3. secangkir cinta …
Puisi: Rahasia yang Tersimpan Abadi (Karya Riyanto) Rahasia yang Tersimpan Abadi Tak terasa lima tahun berlalu Jadi terkenang sesuatu Sebuah rahasia tersimpan lama Terungkap tak sengaja Datang beberapa…
Puisi: Aku Bisa Merasakan (Karya A. Munandar) Aku Bisa Merasakan Aku bisa merasakan, tangan, jemari berdarah menjelajah kenangan. Aku bisa merasakan, gerak, langkah lelah sebab air ma…
Puisi: Jamur (Karya F. Aziz Manna) Jamur berpegang ke gagang jamur aku berpayung melangkah memasuki bangunan-bangunan kota yang baur kabur lebur hancur terguyur hujan (langit ada…
Puisi: Kenangan (Karya Dimas Indiana Senja) Kenangan Aku ingin belajar melupakan meluapkan segala yang terendap terendam dalam kenangan agar tak lagi ada sesal sesak yang timbun …
Puisi: Enam Hari di Yogya (Karya Riyanto) Enam Hari di Yogya Alhamdulillah Telah kutunaikan segala urusanku di sini Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam Yang telah memberikan cuaca "…